Kesederhanan, kemurahan hati, dan ketulusan mengantar kita pada Allah. Inilah yang ditunjukkan Janda Miskin dalam Injil dan Daniel dkk dalam Bacaan I. Selamat beraktivitas.
Minggu, 9 September 2018 BELAJAR DARI “JOJO” Markus 7: 31-37 Beberapa tahun lalu, saya tinggal di panti asuhan. Di sana saya bertemu banyak orang cacat fisik. Saya kagum dengan seorang anak kecil yang bukan saja tuli tetapi juga tidak bisa bicara. Komunikasi kami waktu itu hanya dengan bahasa simbol. Misalnya dengan memperagakan cara mengambil sendok dan memasukkannya ke mulut untuk mengatakan makan. Sedangkan untuk minum kami memperagakan cara memegang gelas lalu memasukkannya ke mulut. Kekaguman saya makin besar saat saya tahu bahwa dia mengerti bahasa simbol saya. Kedua bahasa simbol di atas hanyalah contoh dan biasa kami gunakan dalam komunikasi sehari-hari dengan mereka. Reaksinya masih saya ingat saya dia mengerti bahasa saya: dia akan tersenyum dan melihat saya. Dalam Injil hari ini, kita berjumpa dengan orang semacam ini. Orang-orang membawanya pada Yesus. Sayangnya dia tidak bisa berkomunikasi dengan Yesus. Mulut dan telinganya tertutup. Yesus pun memperla...
Kamis, 3 Mei 2018 St Thomas dan St Yakobus YESUS ADALAH JALAN, KEBENARAN dan HIDUP Yoh 14: 6-14 FOTO: cclifefl.org Menarik melihat Yesus menunjukkan dirinya sebagai Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Jalan tentu amat penting untuk membuka arah ke tempat yang baru. Yesus bisa membuka pikiran kita ke arah pikiran-Nya. Pikiran-Nya adalah Kebenaran. Kebenaran bagi kita orang Kristiani—kata Paus Fransiskus—bukan sebuah idea tetapi seseorang; Yesus. Baik jika kita mempunyai relasi khusus dengan Kebenaran ini. Inilah yang akan menjiwai kehidupan kita. Yesus adalah Hidup yang akan menghidupkan jalan dan pikiran kita. Mari kita belajar dari St Thomas dan St Yakobus: murid Yesus sekaligus pencari kebenaran.
Minggu, 6 Mei 2018 CINTA AGAPE ALA YESUS Yoh 15: 9-17 FOTO: pinterest.com Hari-hari ini, tema cinta menjadi menu Injil harian. Kita selalu bersinggungan dengan tema cinta tiap kali mendengar bacaan dari Yohanes. Sebagaimana kita tahu, dalam Yohanes, Yesus berbicara secara langsung; saya mengatakan, saya meminta kalian, dan sebagainya. Dalam Injil Sinoptik biasanya jarang seperti ini. Seperti Injil hari ini mengisahk an bagaimana Yesus memerintah murid-Nya untuk mencintai satu sama lain. Menarik juga karena Ia mencintai mereka lalu menyuruh mereka mencintai seperti Yesus mencintai mereka. Perintah setelah beri contoh. Cinta ini adalah cinta Kristiani. Yesus menyuruh kita juga untuk saling mencintai. Mencintai di sini unik karena kita mencintai seperti kita dicintai oleh Yesus. Kita mencintai bukan dengan model cintai duniawi. Mencintai ala Yesus adalah cinta agape: cinta tanpa mengharapkan imbalan. Ayah dan Ibu kita pada umumnya mencintai kita dengan cinta AGAPE kare...
Komentar
Posting Komentar