Postingan

Menampilkan postingan dengan label PESTA DAN PERINGATAN

YESUS ADALAH JALAN, KEBENARAN dan HIDUP

Gambar
Kamis, 3 Mei 2018 St Thomas dan St Yakobus YESUS ADALAH JALAN, KEBENARAN dan HIDUP Yoh 14: 6-14 FOTO: cclifefl.org Menarik melihat Yesus menunjukkan dirinya sebagai Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Jalan tentu amat penting untuk membuka arah ke tempat yang baru. Yesus bisa membuka pikiran kita ke arah pikiran-Nya. Pikiran-Nya adalah Kebenaran. Kebenaran bagi kita orang Kristiani—kata Paus Fransiskus—bukan sebuah idea tetapi seseorang; Yesus. Baik jika kita mempunyai relasi khusus dengan Kebenaran ini. Inilah yang akan menjiwai kehidupan kita. Yesus adalah Hidup yang akan menghidupkan jalan dan pikiran kita. Mari kita belajar dari St Thomas dan St Yakobus: murid Yesus sekaligus pencari kebenaran.

TINGGAL DALAM YESUS

Gambar
Rabu, 2 Mei 2018 SANTO ATANASIUS  (295-373), Pujangga Gereja TINGGAL DALAM YESUS Yoh 15: 1-8 FOTO: it.cultura.religioni.narkive.com Injil hari ini sama dengan hari Minggu kemarin. Kali ini baik jika kita merenungkan kata-kata Yesus: TINGGALLAH DALAM AKU. Tinggal berarti diam dan menetap. Yesus mengajak kita untuk diam dan menetap bersama-Nya. Tentang hal ini kita bisa lihat betapa kita kadang-kadang sulit untuk tinggal bersama Yesus. Beberapa murid bahkan tertidur. Tinggal dalam Yesus memang mesti total mengarahkan hati hanya pada-Nya.  Kita bisa belajar diam dan menetap dengan Yesus saat ini dari para rahib dan rubiah. Mereka ini adalah biarawan-biarawati yang tugasnya berdoa sepanjang hari dan sepanjang malam. Mereka tinggal selamanya di dalam biara yang tertutup. Tidak satu orang pun bisa masuk dalam rumah mereka. Santo Atanasius dari Mesir adalah pelopor yang memprrkenalkan kehidupan para monastik (rahib dan rubiah) ke Dunia Barat (Eropa). Selain itu...

SANTO YOSEF PEKERJA

Gambar
Selasa, 1 Mei 2018 SANTO YOSEF PEKERJA Yoh 14: 27-31 FOTO: picstame.com Santo Yosef dikenal sebagai Pelindung para pekerja. Memang dia adalah seorang pekerja: tukang kayu. Di banyak negara di dunia, Santo Yosef dipestakan pada hari ini. Dia menjadi teladan karena dia membawa Kristus lewat kerjanya. Semoga ini menjadi contoh bagi pekerja Katolik. Tentang hal ini, Injil hari ini juga menyinggungnya.  Yosef adalah bapa k Yesus tetapi Yesus juga mempunyai Bapa yang sangat Ia cintai. Hari ini Yesus mengatakan, “Saya mencintai Bapa dan menjalankan semua perintah-Nya.” Ini teladan yang patut kita tiru. Belajar conta dari Yesus dan belajar tekun bekerja dari Santo Yosef.

SANTO MARKUS, PENULIS INJIL PERTAMA

Gambar
Rabu, 25 April 2018 SANTO MARKUS, PENULIS INJIL PERTAMA  Mark 16: 15-20  FOTO: sawtelrab.org Hari ini, Gereja Katolik merayakan Pesta Santo Markus . Dia adalah penulis Injil yang pertama atau yang tertua yakni Injil Markus. Markus membantu kita mengikuti perjalanan misi Yesus di dunia. Perikop hari ini berbicara tentang Yesus yang mengutus para murid dan bagaimana para murid menjalankan misi mereka. Yesus memberi mere ka perintah untuk pergi dan dengan memberi kekuatan. Ini menarik karena persis inilah yang dibuat Markus. Ia pergi mewartakan Injil bersama Paulus dan Barnabas. Setelah pergi sebagai pewarta atau misionaris, Markus menulis Injilnya. Inilah cara Markus mewartakan Injil. Bagaimana dengan kita saat ini? Apakah kita juga punya cara tersendiri untuk mewartakan Injil? Apakah kita mau PERGI dan mau melepaskan zona aman kita? Selamat Pesta Santo Markus.

KITA ADALAH ANAK-ANAK TERANG

Gambar
Rabu, 11 April 2018 KITA ADALAH ANAK-ANAK TERANG Peringatan St Stanislaus Yoh 3: 16-22 FOTO: catholictradition.org Yesus melanjutkan diskusi kemarin dengan Nikodemus. Kali ini tentang percaya dan sumber air hidup . Tak ada cara lain untuk mengerti cinta Allah selain percaya pada Yesus termasuk ketika kita ditinggalkan.  Yang percaya—kata Yesus—akan memperoleh hidup kekal. Mereka yang percaya masuk kategori anak-anak terang. In i adalah anugerah untuk membuka mata kita dengan yang lain. Kita adalah anak-anak terang tapi lebih cinta kegelapan. Ini adalah sebuah kebiasaan kita yakni memilih sesuai kriteria kita.  Jadi, kita mesti tetap berdoa agar kita makin sadar akan identitas sebagai anak-anak terang.

HARI RAYA KABAR SUKACITA

Gambar
Senin, 9 April 2018 HARI RAYA KABAR SUKACITA  (Luk 1: 26-38) FOTO: mostmercifuljesus.com  Hari ini adalah Hari Raya Kabar Sukacita: Maria menerima kabar dari Malaikat Gabriel. Renungan ini pun dibuat berdasarkan Kalender Liturgi dalam bahasa Inggris dan Italia. Kita di Indonesia merayakan pesta ini pada 24 Maret yang lalu. Tidak salah jika menelaah sikap Maria. Andai dia menjawab TIDAK atas undangan Allah, sejarah baru di duni a ini terbentuk.  Namun, Maria menjawab YA dan sejak saat itu dia mengikuti rencana Allah dalam hidupnya. Tindakan dan sikapnya berubah total sejak Gabriel memberi berita ini. Hal penting di sini adalah mengikuti Kehendak Allah, menuruti rencana Allah bagi kita. Dalam hal ini, kita bisa meniru sikap Maria.

SAKSI-SAKSI IMAN

Gambar
SAKSI-SAKSI IMAN FOTO: fransiscanmedia.org Iman bukan ilusi Iman bukan ilmu Iman bukan materi hafalan Iman adalah pengalaman Pengalaman ini yang jadi saksi Di kemudian hari Saat diceritakan kembali Inilah pengalaman iman Yesus dan para murid-Nya hidup bersama Di komunitas inilah lahir pengalaman iman Maka, iman mesti lahir dari pengalaman Bukan dari ajaran yang mengawang Yesus dengan jelas mengajarkan para murid Bahwa Ia akan datang lagi nanti Itulah sebabnya jawabannya jelas Aku akan datang dan mungkin murid yang dikasihi masih tetap hidup Meski para murid lain tidak mengerti Yesus tetap menjelaskan ini pada mereka Bahwa Dia akan datang Dan bahwa murid yang dikasihi itu akan tetap hidup Komunitas inilah yang menjadi saksi Dari ajaran Yesus ini Dan, inilah para saksi iman Iman itu diteruskan pada kita melalui saksi iman zaman ini Santo Karolus Lwangga dan teman-teman adalah saksi iman zaman ini Mereka bersaksi ten...